IDENTIFYING STUDENTS’ ENGLISH LEARNING NEEDS TO SUPPORT COMMUNICATIVE COMPETENCE: A CASE OF MTSN 1 JEPARA
Abstract
This study aims to explore students’ needs in English learning at MTsN 1 Jepara as an initial stage for developing English teaching materials. A mixed methods research design was employed by integrating quantitative and qualitative descriptive approaches. The participants consisted of 31 ninth-grade students selected through random sampling and one English teacher as a supporting participant. Data were collected using test and non-test instruments, including questionnaires, interviews, and a pre-test. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed thematically to support data interpretation. The findings reveal that English learning at MTsN 1 Jepara is conducted within a supportive instructional environment, as indicated by positive perceptions of teaching methods, learning materials, assessment practices, and strong teacher guidance. Nevertheless, the results also indicate that listening and speaking skills are less developed than reading and writing skills, and teachers face challenges in providing varied and innovative listening materials. These findings emphasize the need for developing more innovative and practice-oriented English learning materials, particularly to enhance students’ listening and speaking skills
Keywords: Needs analysis; English learning; Mixed methods; Teaching materials
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris di MTsN 1 Jepara sebagai tahap awal dalam pengembangan bahan ajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods dengan mengintegrasikan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Partisipan penelitian terdiri dari 31 siswa kelas IX yang dipilih melalui teknik random sampling dan satu guru bahasa Inggris sebagai partisipan pendukung. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes dan non-tes, meliputi kuesioner, wawancara, dan pre-test. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik untuk mendukung interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris di MTsN 1 Jepara berlangsung dalam lingkungan pembelajaran yang cukup mendukung, yang ditunjukkan oleh persepsi positif terhadap metode pengajaran, materi pembelajaran, praktik penilaian, serta adanya bimbingan guru yang kuat. Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keterampilan listening dan speaking masih kurang berkembang dibandingkan dengan keterampilan reading dan writing, serta guru menghadapi tantangan dalam menyediakan materi listening yang bervariasi dan inovatif. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan bahan ajar bahasa Inggris yang lebih inovatif dan berorientasi pada praktik, khususnya untuk meningkatkan keterampilan listening dan speaking siswa.
Kata kunci: Analisis kebutuhan; Pembelajaran bahasa Inggris; Mixed methods; Bahan ajar.